RSS

Arsip Kategori: Sahabat Rasulullah

Thalhah Bin Ubaidillah, Syahid yang berjalan diatas Bumi

talhadsSiapa yang ingin melihat orang berjalan di muka bumi setelah mengalami kematiannya, maka lihatlah Thalhah,” sabda Rasulullah.

Sejak saat itu bila orang membicarakan perang Uhud di hadapan Abu Bakar, maka beliau selalu menyahut, “Perang hari itu adalah peperangan Thalhah seluruhnya. Hingga akhir hayatnya, perjuangan sahabat mulia itu tak kenal henti. Sebuah sejarah besar diukir, sejarah itu bernama Thalhah bin Ubaidillah.”

Read the rest of this entry »

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada September 29, 2013 in Sahabat Rasulullah

 

Abu Ubaidah bin Jarrah – Shahabat Kepercayaan Ummat

Abu_Ubaidah Rasulullah saw pernah bersabda yang maksudnya, “Setiap umat mempunyai sumber           kepercayaan, sumber kepercayaan umat ini adalah Abu Ubaidah bin Jarrah.” Itulah penghargaan bintang mahaputra yang diterima oleh Abu Ubaidah dari Rasulullah saw. Penghargaan yang tidak diberikan Rasulullah kepada sahabat yang lainnya.

Nama lengkapnya adalah Amir bin Abdullah bin al-Jarah bin Hilal al-Fahry al-Qursy, biasanya dipanggil dengan sebutan Abu Ubaidillah. Dia adalah salah satu sahabat Rasulullah saw yang berasal dari kaum Quraisy. Lahir di Makkah dari sebuah keluarga yang terhormat. Abu Ubaidah adalah seorang yang berperawakan tinggi, kurus, dan tidak terlalu berisi. Jenggotnya tidak tebal. Orangnya pemurah dan sederhana. berwibawa, bermuka ceria, rendah diri dan sangat pemalu. Dia juga termasuk orang yang berani ketika dalam kesulitan. Meski seorang yang pemalu dia disenangi oleh semua orang yang melihatnya, sehingga siapapun yang mengikutinya akan merasa tenang.

Read the rest of this entry »

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Maret 28, 2012 in Sahabat Rasulullah

 

Abdurrahman bin Auf – Saudagar Kaya yang Masuk Surga dengan Merangkak

ABDURAHMAN BIN AUF Wahai putera Auf, sesungguhnya engkau orang kaya raya, dan engkau akan masuk surga secara perlahan (dengan merangkak), maka pinjamkanlah harta kekayaanmu itu pada Allah SWT, niscaya Allah akan meringankan langkah kakimu. (al-Hadits)

Abdurrahman bin Auf termasuk kelompok delapan yang mula-mula masuk Islam; termasuk kelompok sepuluh yang diberi kabar gembira oleh Rasulullah masuk surga; termasuk enam orang sahabat yang bermusyawarah dalam pemilihan khalifah sesudah Umar bin Khattab r.a.; dan seorang mufti yang dipercayai Rasulullah saw. untuk berfatwa di Madinah selagi beliau masih hidup di tengah-tengah masyarakat kaum muslimin.

Namanya pada masa Jahiliah adalah Abdu Amru keturunan Bani Zuhrah lahir tahun 580 M, 10 tahun sebelum tahun gajah. Bentuk fisiknya putih kulitnya, lebat rambutnya, banyak bulu matanya, mancung hidungnya, panjang gigi taringnya yang bagian atas, panjang rambutnya sampai menutupi kedua telinganya, panjang lehernya, serta lebar kedua bahunya. Setelah masuk Islam Rasulullah saw. memanggilnya Abdurrahman bin Auf. Kemudian Rasulullah saw. menggantinya dengan Abdurrahman. Lengkapnya ialah Abdurrahman bin Auf bin Abdi bin Al Harits bin Zuhrah bin Kilab bin Murrah bin Ka’ab bin Lu’aiy. Kuniyahnya ialah Abu Ahmad

Inilah kisah hidupnya

Read the rest of this entry »

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada September 12, 2011 in Sahabat Rasulullah

 

Zubair bin Awwam – Sahabat Rasulullah di Surga

Zubair bin Awwam Janjinya kepada Nabi selalu ia tepati. Atas petunjuk Nabi ia berbakti. Dialah sang pembela sejati. Kata dan perbuatannya bagai merpati. Di jalan Nabi, ia berjalan. Membela kebenaran sebagai tujuan. Jika api peperangan sudah menyala, Dialah penunggang kuda tiada dua. Dialah pejuang tak kenal menyerah. Dengan Rasul, masih keluarga, Terhadap Islam, selalu membela. Pedangnya selalu siaga Kala Rasul dihadang bahaya. Dan Allah tak ingkar pada janji-Nya. Memberi pahala tiada terkira. (Hasan bin Tsabit).

Setiap Nabi memiliki pembela setia, dan pembela setiaku adalah Zubair bin Awwam. (al-Hadits)

Read the rest of this entry »

 
6 Komentar

Ditulis oleh pada Juli 12, 2011 in Sahabat Rasulullah

 

Hamzah bin Abdul Muthalib – Pemimpin para Syuhada

phoca_thumb_l_masfahri6

Pernah mendengar sahabat yang dibunuh dan dimakan hatinya oleh seorang perempuan? Beliaulah Hamzah bin Abdul muthalib paman nabi Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam.

Sangat panjang perjalanan Hamzah hingga gugur di medan uhud. Tentunya menarik kisah hidup beliau,.

 
4 Komentar

Ditulis oleh pada April 27, 2011 in Sahabat Rasulullah

 

Zaid bin Haritsah – Menukar Keluarga Demi Berada di sisi Rasulullah

Zaid bin HaritsahTampang dan perawakannya biasa saja, pendek dengan kulit coklat kemerah-merahan, dan hidung yang agak pesek. Demikian yang dilukiskan oleh ahli sejarah dan riwayat.

Masalahnya bukan fisik. Yang membuat sejarah hidupnya hebat dan besar adalah perjalanan panjang sejarahnya bersama Rasulullah. Zaid yang berasal dari suku yang jauh dari Mekah, sampai ke Mekah dengan status budak. Tetapi begitulah Allah Yang Maha Mempunyai rencana agar Zaid bisa bertemu dengan Rasul-Nya.

“Setiap Rasulullah mengirimkan suatu pasukan yang disertai oleh Zaid, pastilah ia yang selalu diangkat Nabi jadi pemimpinnya. Seandainya ia masih hidup sesudah Rasul, tentulah ia akan diangkatnya sebagai khalifah!” (Aisyah r.a).

Dan inilah kisah selengkapnya……

Read the rest of this entry »

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Agustus 25, 2010 in Sahabat Rasulullah

 

Bilal bin Rabah – Mu’adzin Pertama Umat Islam

BILAL BIN RABAH

Bilal bin Rabah, Mu’adzin Rasulullah Sholallahu ‘alaihi wasallam, memiliki kisah menarik tentang sebuah perjuangan mempertahankan aqidah. Sebuah kisah yang tidak akan pernah membosankan, walaupun terus diulang-ulang sepanjang zaman. Kekuatan alurnya akan membuat setiap orang tetap penasaran untuk mendengarnya.

Siapakah gerangan lelaki yang ketika didera siksa dahsyat kafir Quraisy, hanya kata-kata “ Ahadun-Ahad “ yang keluar dari mulutnya, Siapakah pula lelaki yang pada hari-hari akhirnya mengulang-ulang kata-kata, “Besok kita akan bertemu dengan para kekasih (Muhammad dan para sahabatnya)” ?

Dialah Bilal Bin Rabah Al-Habsyi, Semoga Allah meridloinya, lelaki yang lahir di Mekah, sekitar 43 tahun sebelum hijrah itu tumbuh di Makkah sebagai seorang hamba sahaya milik anak-anak yatim keluarga Bani Abdud Dar yang berada di bawah asuhan Umaiyah bin Khalaf.

Read the rest of this entry »

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Agustus 19, 2010 in Sahabat Rasulullah