RSS

Perang Yarmuk – Takluknya Kerajaan Romawi dibawah Pasukan Islam

24 Mar

peta yarmuk

Dalam sejarah perjuangan kaum muslimin menegakkan dan membela al-haq (kebenaran), berjihad di jalan Allah, kita akan dapat menemukan kisah teladan mengenai itsar, sejarah yang begitu indah untuk dipelajari, merupakan suatu kenikmatan tersendiri jika diamalkan.

Kisah ini adalah perang Yarmuk, perang yang terjadi antara kaum muslimin melawan pasukan Romawi (Byzantium), negara super power saat itu, berlangsung pada tahun 13 H / 634 M.

Pasukan Romawi memiliki peralatan perang yang lengkap dan tentara yang sangat banyak jumlahnya dibandingkan pasukan kaum muslimin. Pasukan Romawi berjumlah sekitar 240.000 orang sedangkan pasukan kaum muslimin hanya berjumlah 45.000 orang menurut sumber islam atau 100.000 – 400.000 orang untuk pasukan romawi dan 24.000 – 40.000 orang pasukan muslim menurut sumber wikipedia

Dalam perang Yarmuk, pasukan Romawi memiliki tentara yang banyak, pengalaman perang yang mumpuni, peralatan perang yang lengkap, logistik lebih dari cukup, namun dapat dikalahkan oleh pasukan kaum muslimin, dengan izin Allah SWT.

Ini adalah bukti yang nyata bahwa sesungguhnya kemenangan itu bersumber dari Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa.

Pertempuran ini, oleh beberapa sejarawan, dipertimbangkan sebagai salah satu pertempuran penting dalam sejarah dunia, karena perang ini menandakan gelombang besar pertama penaklukan Muslim di luar Arab, dan cepat masuknya Islam ke Palestina, Suriah, dan Mesopotamia yang rakyatnya menganut agama Kristen.

Pengangkatan Khalid bin Walid

Khalid_bin_WalidEntah apa yang ada di benak Khalid bin Walid ketika Khalifah Abu Bakar ra. menunjuknya menjadi panglima pasukan sebanyak 46.000 orang tersebut. Hanya Abu Bakar ra. dan Allah saja yang tahu kiranya. Khalid tak hentinya ber-istighfar. Ia sama sekali tidak gentar dengan peperangan yang akan ia hadapi, 240.000 tentara Bizantium. Ia hanya khawatir tidak bisa mengendalikan hatinya karena pengangkatan itu.

Kaum muslimin tengah bersiap menyongsong Perang Yarmuk sebagai penegakan izzah Islam berikutnya. Hampir semua tentara muslim gembira dengan penunjukan itu. Selama ini memang Khalid bin Walid adalah seorang pemimpin di lapangan yang tepat. Abu Bakar pun tidak begitu saja menunjuk pejuang yang berjuluk Pedang Allah itu. Sejak kecil, Khalid dikenal sebagai seorang yang keras. Padahal ia dibesarkan dari sebuah keluarga yang kaya. Sejak usia dini, ia menceburkan dirinya ke dalam seni peperangan dan seni bela diri. Malah mempelajari keahlian mengendarai kuda, memainkan pedang dan memanah. Dia juga mencurahkan perhatiannya ke dalam hal memimpin angkatan perang. Bakat-bakatnya yang asli, ditambah dengan latihan yang keras, telah membina Khalid menjadi seorang yang luar biasa. Kemahiran dan keberaniannya mengagumkan setiap orang. Hanya Khalid bin Walid lah seorang yang pernah memporak-porandakan pasukan kaum muslimin, semasa ia masih belum memeluk Islam dalam perang Uhud.

Strategi Perang Kaum Muslimin

ikhwan_4-1Khalid bin Walid sekarang memutar otak. Bingung bukan buatan. Tentara Bizantin Romawi berkali-kali lipat banyaknya dengan jumlah pasukan kaum muslimin. Ditambah, pasukan Islam yang dipimpinnya tanpa persenjataan yang lengkap, tidak terlatih dan rendah mutunya. Ini berbeda dengan angkatan perang Romawi yang bersenjatakan lengkap dan baik, terlatih dan jumlahnya lebih banyak. Dan mereka akan berhadapan di dataran Yarmuk. Tentara Romawi yan hebat itu berkekuatan lebih dari 3 lakh serdadu bersenjata lengkap, diantaranya 80.000 orang diikat dengan rantai untuk mencegah kemungkinan mundurnya mereka. Tentara Muslim seluruhnya berjumlah 45.000 orang itu, sesuai dengan strategi Khalid, dipecah menjadi 40 rombongan besar untuk memberi kesan seolah-olah mereka lebih besar daripada musuh.

Strategi Khalid ternyata sangat ampuh. Saat itu, taktik yang digunakan oleh Romawi terutama di Arab Utara dan selatan ialah dengan membagi tentaranya menjadi lima bagian, depan, belakang, kanan, kiri dan tengah. Heraclus sebagai ketua tentara Romawi telah mengikat tentaranya dengan besi antara satu sama lain. Ini dilakukan agar mereka jangan sampai lari dari peperangan. Romawi juga menggunakan taktik dan strategi tetsudo (kura-kura). Jenis tentara Romawi dikenal sebagai ‘legions’, yang satu bagiannya terdapat 3000-6000 laskar berjalan kaki dan 100-200 laskar berkuda. Ditambah dengan ‘tentara bergajah’. Kegigihan Khalid bin Walid dalam memimpin pasukannya membuahkan hasil yang membuat hampir semua orang tercengang. Pasukan muslim yang jumlahnya jauh lebih sedikit itu berhasil memukul mundur tentara Romawi dan menaklukkan wilayah itu.

Jalannya Peperangan

Panglima Romawi, Gregorius Theodore -orang-orang Arab menyebutnya “Jirri Tudur”– ingin menghindari jatuhnya banyak korban. Ia menantang Khalid untuk berduel. Dalam pertempuran dua orang itu, tombak Gregorius patah terkena sabetan pedang Khalid. Ia ganti mengambil pedang besar. Ketika berancang-ancang perang lagi, Gregorius bertanya pada Khalid tentang motivasinya berperang serta tentang Islam.”Allah”, jawab Khalid.

Mendengar jawaban Khalid, di hadapan ratusan ribu pasukan Romawi dan Muslim, Gregorius menyatakan diri masuk Islam. Ia lalu belajar Islam sekilas, sempat menunaikan salat dua rakaat, lalu bertempur di samping Khalid. Gregorius syahid di tangan bekas pasukannya sendiri. Namun pasukan Islam mencatat kemenangan besar di Yarmuk, meskipun sejumlah sahabat meninggal di sana. Di antaranya adalah Juwariah, putri Abu Sofyan.

Pada perang Yarmuk, Az-Zubair bertarung dengan pasukan Romawi, namun pada saat tentara muslim bercerai berai, beliau berteriak: “Allahu Akbar” kemudian beliau menerobos ke tengah pasukan musuh sambil mengibaskan pedangnya ke kiri dan ke kanan, anaknya Urwah pernah berkata tentangnya :

“Az-Zubair memiliki tiga kali pukulan dengan pedangnya, saya pernah memasukkan jari saya didalamnya, dua diantaranya saat perang badar, dan satunya lagi saat perang Yarmuk”.

Salah seorang sahabatnya pernah bercerita :

“Saya pernah bersama Az-Zubair bin Al-’Awwam dalam hidupnya dan saya melihat dalam tubuhnya ada sesuatu, saya berkata kepadanya : Demi Allah saya tidak pernah melihat badan seorangpun seperti tubuhmu. dia berkata kepada saya : Demi Allah tidak ada luka dalam tubuh ini kecuali ikut berperang bersama Rasulullah saw dan dijalan Allah.

Dan diceritakan tentangnya : sesungguhnya tidak ada gubernur/pemimpin, penjaga dan keluar sesuatu apapun kecuali dalam mengikuti perang bersama Nabi saw, atau Abu Bakar, Umar atau Utsman.

Hari ke-4, Hari Hilangnya Mata

Peristiwa ini terjadi pada hari keempat perang Yarmuk, dimana dari sumber ini dikabarkan 700 orang dari pasukan Muslim kehilangan matanya karena hujan panah dari tentara Romawi. Dan hari itu merupakan hari peperangan terburuk bagi pasukan Muslimin.

Hari ke-6, Terbunuhnya Gregory, Komandan Pasukan Romawi

uhudHari keenam dari perang Yarmuk fajar benderang dan jernih. Itu adalah minggu ke empat Agustus tahun 636 M (minggu ketiga Rajab, 15 H). Kesunyian pagi hari tidak menunjukkan pertanda akan bencana yang akan terjadi berikutnya. Pasukan muslim saat itu merasa lebih segar, dan mengetahui niat komandan mereka untuk menyerang dan sesuatu di dalam rencananya, tak sabar untuk segera berperang. Harapan-harapan pada hari itu menenggelamkan semua kenangan buruk pada ’Hari Hilangnya Mata’. Di hadapan mereka berbaris pasukan Romawi yang gelisah – tidak terlalu berharap namun tetap berkeinginan untuk melawan dalam diri mereka.

Seiring dengan naiknya matahari di langit yang masih samar di Jabalud Druz, Gregory, komandan pasukan yang dirantai, mengendarai kudanya maju ke depan di tengah-tengah pasukan Romawi. Dia datang dengan misi untuk membunuh komandan pasukan Muslimin dengan harapan hal itu akan memberikan efek menyurutkan semangat pimpinan kesatuan dan barisan kaum Muslimin. Ketika ia mendekati ke tengah-tengah pasukan Muslimin, dia berteriak menantang (untuk berduel) dan berkata,

”Tidak seorang pun kecuali Komandan bangsa Arab!

Abu Ubaidah seketika bersiap-siap untuk menghadapinya. Khalid dan yang lainnya mencoba untuk menahannya, karena Gregory memiliki reputasi sebagai lawan tanding sangat kuat, dan meang terlihat seperti itu. Semuanya merasa bahwa akan lebih baik apabila Khalid yang keluar menjawab tantangan itu, namum Abu Ubaidah tidak bergeming. Ia berkata kepada Khalid,

”Jika aku tidak kembali, engkau harus memimpin pasukan, sampai Khalifah memutuskan perkaranya.”

Kedua komandan berhadap-hadapan di atas punggung kudanya masing-masing, mengeluarkan pedangnya dan mulai berduel. Keduanya adalah pemain pedang yang tangguh dan memberikan penonton pertunjukkan yang mendebarkan dari permainan pedang dengan tebasan, tangkisan dan tikaman. Pasukan Romawi dan Muslim menahan nafas. Kemudian setelah berperang beberapa menit, Gregory mundur dari lawannya, membalikkan kudanya dan mulai menderapkan kudanya. Teriakan kegembiraan terdengar dari pasukan Muslimin atas apa yang terlihat sebagai kekalahan sang prajurit Romawi, namun tidak ada reaksi serupa dari Abu Ubaidah. Dengan mata yang tetap tertuju pada prajurit Romawi yang mundur itu, ia menghela kudanya maju mengikutinya.

Gregory belum beranjak beberapa ratus langkah ketika Abu Ubaidah menyusulnya. Gregory, yang sengaja mengatur langkah kudanya agar Abu Ubaidah menyusulnya, berbalik dengan cepat dan mengangkat pedangnya untuk menyerang Abu Ubaidah. Kemundurannya dari medan pertempuran adalah tipuan untuk membuat lawannya lengah. Namun Abu Ubaidah bukanlah orang baru, dia lebih tahu mengenai permainan pedang dari yang pernah dipelajari Gregory. Orang Romawi itu mengangkat pedangnya, namun hanya sejauh itu yang dapat dilakukannya. Ia ditebas tepat pada batang lehernya oleh Abu Ubaidah, dan pedangnya jatuh dari tangannya ketika dia rubuh ke tanah. Untuk beberapa saat Abu Ubaidah duduk diam di atas kudanya, takjub pada tubuh besar jendral Romawi tersebut. Kemudian demgan meninggalkan perisai dan senjata yang berhiaskan permata orang Romawi itu, yang diabaikannya karena kebiasaannya tidak memandang berharga harta dunia, prajurit yang shalih itu kemudian kembali kepada pasukan Muslimin.

Kepahlawanan Asma binti Yazid bin As-Sakan

Keinginannya untuk terjun ke medan jihad baru terwujud setelah Rasulullah saw wafat, yaitu ketika terjadi perang Yarmuk pada tahun ke-13 Hijriyyah. Dalam perang besar (Yarmuk) itu Asma binti Yazid bersama kaum mukminah lainnya berada di barisan belakang laki-laki. Semuanya berusaha mengerahkan segenap kekuatannya untuk mensuplai persenjataan pasukan laki-laki. Memberi minum kepada mereka, mengurus mereka yang terluka, dan mengobarkan semangat jihad mereka.  Ketika peperangan berkecamuk dengan begitu serunya, ia  berjuang sekuat tenaganya. Akan tetapi, dia tidak menemukan senjata apapun, selain tiang penyangga tendanya. Dengan bersenjatakan tiang itulah, dia menyusup ke tengah-tengah medan tempur dan menyerang musuh yang ada di kanan dan kirinya, sampai akhirnya dia berhasil membunuh sembilan orang tentara Romawi.

Dalam bagian lain beliau berkata:

“Para wanita menghadang mujahidin yang lari dari berkecamuknya perang dan memukul mereka dengan kayu dan melempari mereka dengan batu.” Adapun Khaulah binti Tsa`labah berkata: “Wahai kalian yang lari dari wanita yang bertakwa .Tidak akan kalian lihat tawanan. Tidak pula perlindungan. Tidak juga keridhaan”

Beliau juga berkata dalam bagian lain: “Pada hari itu kaum muslimah berperang dan berhasil membunuh banyak tentara Romawi, akan tetapi mereka memukul kaum muslimin yang lari dari kancah peperangan hingga mereka kembali untuk berperang”.

Hal ini sebagaimana dijelaskan Ibnu Hajar,

”Dia adalah asma binti Yazid bin As-Sakan yang ikut terjun dalam perang Yarmuk. Pada hari itu dia berhasil membunuh sembilan orang tentara Romawi dengan menggunakan tiang tendanya. Setelah perang Yarmuk ia masih hidup dalam waktu yang cukup lama.  Asma keluar dari medan pertempuran dengan luka parah sebagaimana juga banyak dialami pasukan kaum muslimin. Akan tetapi, Allah berkehendak ia tetap hidup dalam waktu yang cukup lama.  Semoga Allah mencurahkan rahmat-Nya kepada Asma binti Yazidd bin As-Sakan dan memuliakan tempatnya di sisi-Nya atas berbagai Hadits yang diriwayatkannya dan atas segala pengorbanannya.

Akan tetapi manakala berkecamuknya perang, manakala suasana panas membara dan mata menjadi merah, ketika itu Asma` lupa bahwa dirinya adalah seorang wanita. Beliau hanya ingat bahwa dirinya adalah muslimah, mukminah dan mampu berjihad dengan mencurahkan dengan segenap kemampuan dan kesungguhannya. Hanya beliau tidak mendapatkan apa-apa yang di depannya melainkan sebatang tiang kemah, maka beliau membawanya dan berbaur dengan barisan kaum muslimin. Beliau memukul musuh-musuh Allah ke kanan ke kiri hingga dapat membunuh sembilan orang tentara Romawi, sebagaimana yang dikisahkan oleh Imam Ibnu Hajar tentang beliau: “Dialah Asma` binti Yazid bin Sakan yang menyertai perang Yarmuk, ketika itu beliau membunuh sembilan tentara Romawi dengan tiang kemah, kemudian beliau masih hidup selama beberapa tahun setelah peperangan tersebut.

Asma` keluar dari peperangan dengan membawa luka di punggungnya dan Allah menghendaki beliau masih hidup setelah itu selama 17 tahun karena beliau wafat pada akhir tahun 30 Hijriyah setelah menyuguhkan kebaikan kepada umat.

Dia telah berbuat sesuatu agar dijadikannya contoh bagi wanita muslimah lainnya, yaitu kerelaan dan tekadnya yang kuat untuk membela dan mempertahankan agama Allah dan mengangkat panji Islam sampai agama Allah tegak di muka bumi.

Kisah Rela Berkorban untuk Saudara Seiman

Setelah perang selesai dan dimenangkan oleh pasukan kaum muslimin, di medan Yarmuk tergeletak beberapa pejuang Islam, sahabat Rasulullah saw dengan badan penuh luka. Mereka adalah Ikrimah bin Abi Jahal, disekujur tubuhnya tidak kurang ada 70 luka, Al Harits bin Hisyam (paman Ikrimah) dan Ayyasy bin Abi Rabi’ah, dalam riwayat lain Suhail bin ‘Amru.

Saat ketiganya sedang letih, lemah, dan kehausan serta dalam keadaan kritis, datanglah seorang yang mau memberikan air kepada salah seorang diantara mereka yang sedang kepayahan.

Ketika air akan diberikan kepada Al Harits dan hendak diminumnya, dia melihat Ikrimah yang sedang kehausan dan sangat membutuhkan, maka dia berkata, “Bawa air ini kepadanya !”.

Air beralih ke Ikrimah putra Abu Jahal, ketika dia hendak meneguknya, dilihatnya Ayyasy menatapnya dengan pandangan ingin minum, maka dia berkata, “Berikan ini kepadanya !”.

Air beralih lagi kepada Ayyasy, belum sempat air diminum, dia sudah keburu syahid. Maka orang yang membawa air bergegas kembali kepada kedua orang yang membutuhkan air minum, akan tetapi ketika ditemui keduanya juga sudah syahid.

Dalam riwayat yang lain pula ditambahkan:

“Sebenarnya Ikrimah bermaksud untuk meminum air tersebut, akan tetapi pada waktu ia akan meminumnya, ia melihat ke arah Suhail dan Suhail pun melihat ke arahnya pula, maka Ikrimah berkata: “Berikanlah saja air minum ini kepadanya, barangkali ia lebih memerlukannya daripadaku.” Suhail pula melihat kepada Haris, begitu juga Haris melihat kepadanya. Akhirnya Suhail berkata: “Berikanlah air minum ini kepada siapa saja, barangkali sahabat-sahabatku itu lebih memerlukannya daripadaku.”

Begitulah keadaan mereka, sehingga air tersebut tidak seorangpun di antara mereka yang dapat meminumnya, sehingga mati syahid semuanya. Semoga Allah melimpahkan kurnia dan rahmat-Nya kepada mereka bertiga.

Gugurnya Ikrimah bin Abu Jahal

Ikramah-320x532Yarmuk, salah satu daerah di negeri Syam menceritakan bagaimana singa-singa Allah Subhanahu wa Ta’ala menerkam musuh-musuh mereka. Kekuatan dan perlengkapan musuh yang begitu dahsyat, ternyata tidak meluluhkan tekad mereka; menang atau mati syahid.

Ketika ‘Ikrimah sudah bersiap menembus pasukan musuh, Khalid bin Al-Walid saudara sepupunya berkata: “Jangan lakukan. Kematianmu sangat merugikan kaum muslimin.” Kata ‘Ikrimah: “Biarlah, hai Khalid, karena kau telah pernah ikut bersama Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Apalagi ayahku sangat hebat memusuhi Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam.”

‘Ikrimah menerobos ke tengah-tengah pasukan musuh yang berjumlah puluhan ribu orang bersama beberapa ratus prajurit muslim lainnya.

Diceritakan, bahwa dia pernah berkata ketika perang Yarmuk: “Aku dahulu memerangi Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam di setiap medan pertempuran. Hari ini, apakah aku akan lari dari kalian (yakni pasukan lawan, red.)?” Lalu dia berseru: “Siapa yang mau berbai’at untuk mati?” Maka berbai’atlah Al-Harits bin Hisyam, Dhirar bin Al-Azwar bersama empat ratus prajurit muslim lainnya.

Mereka pun maju menggempur musuh di depan kemah Khalid sampai satu demi satu mereka jatuh berguguran sebagai kembang syuhada.

Kata Az-Zuhri: “Waktu itu, ‘Ikrimah adalah orang yang paling hebat ujiannya. Luka sudah memenuhi wajah dan dadanya sampai ada yang mengatakan kepadanya: ‘Bertakwalah engkau kepada Allah, kasihanilah dirimu’.”

Tapi ‘Ikrimah menukas:

“Dahulu aku berjihad dengan diriku demi Latta dan ‘Uzza, bahkan aku serahkan jiwaku untuk mereka. Lantas, sekarang, apakah harus aku biarkan jiwaku ini tetap utuh karena (membela) Allah dan Rasul-Nya? Tidak. Demi Allah, selamanya tidak.”

Maka, hal itu tidaklah menambahi apapun selain beliau semakin berani menyerang hingga gugur sebagai syahid. Pada waktu Ikrimah gugur, ternyata di tubuhnya terdapat lebih kurang tujuh puluh luka bekas tikaman pedang, tombak dan anak panah. Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala meridhai ‘Ikrimah.

Setelah Peperangan

Umar bin Khattab kemudian memecat Khalid, dan mengangkat Abu Ubaidah sebagai Panglima Besar pengganti. Umar khawatir, umat Islam akan sangat mendewakan Khalid. Hal demikian bertentangan prinsip Islam. Khalid ikhlas menerima keputusan itu. “saya berjihad bukan karena Umar,” katanya. Ia terus membantu Abu Ubaidah di medan tempur. Kota Damaskus berhasil dikuasai. Dengan menggunakan “tangga manusia”, pasukan Khalid berhasil menembus benteng Aleppo. Kaisar Heraklius dengan sedih terpaksa mundur ke Konstantinopel, meninggalkan seluruh wilayah Syria yang telah lima abad dikuasai Romawi.

Penguasa Yerusalem juga menyerah. Namun mereka hanya akan menyerahkan kota itu pada pemimpin tertinggi Islam. Maka Umar pun berangkat ke Yerusalem. Ia menolak dikawal pasukan. Jadilah pemandangan ganjil itu. Pemuka Yerusalem menyambut dengan upacara kebesaran. Pasukan Islam juga tampil mentereng. Setelah menaklukkan Syria, mereka kini hidup makmur.Lalu Umar dengan bajunya yang sangat sederhana datang menunggang unta merah. Ia hanya disertai seorang pembantu. Mereka membawa sendiri kantung makanan serta air.

Kesederhanaan Umar ra. itu mengundang simpati orang-orang non Muslim. Apalagi kaum Gereja Syria dan Gereja Kopti-Mesir memang mengharap kedatangan Islam. Semasa kekuasaan Romawi mereka tertindas, karena yang diakui kerajaan hanya Gereja Yunani. Ketika ditawari bersembahyang di gereja Kebaktian, Umar menolaknya dengan mengatakan: “Kalau saya berbuat demikian, kaum Muslimin di masa depan akan melanggar perjanjian ini dengan alasan mengikuti contoh saya.” Syarat-syarat perdamaian yang adil ditawarkan kepada orang Kristen. Sedangkan kepada orang-orang Yahudi, yang membantu orang Muslimin, hak milik mereka dikembalikan tanpa harus membayar pajak apa pun.

Maka, Islam segera menyebar dengan cepat ke arah Memphis (Kairo), Iskandaria hingga Tripoli, di bawah komando Amr bin Ash dan Zubair, menantu Abu Bakar ra..

Sumber : wikipedia, situs khayla.net, situs suaramedia.com, www.asysyariah.com, http://en.wikipedia.org/wiki/Battle_of_Yarmouk

About these ads
 
39 Comments

Posted by on March 24, 2010 in Sirah Nabawiyah

 

39 responses to “Perang Yarmuk – Takluknya Kerajaan Romawi dibawah Pasukan Islam

  1. dino

    July 28, 2010 at 11:20 AM

    setahu saya, surat keputusan dari Khalifah Umar mengenai pergantian panglima utama pasukan telah diterima dulu oleh Abu Ubaidah. Akan tetapi Abu Ubaidah menundanya untuk menyampaikan pada Khalid karena perang Yarmuk masih berlangsung. Abu Ubaidah khawatir mental pasukan jatuh karena panglima diganti. Setelah perang itu panglima utamanya Abu Ubadiah dan Khalid menjadi stafnya, saya pikir beliau tidak dipecat, hanya ditukar saja posisinya.

     
  2. didien

    December 5, 2010 at 11:59 AM

    info bagus..thank you ya, semoa Allah SWT memberi balasan setimpal

     
  3. addin salim

    March 15, 2011 at 5:48 PM

    Siapakah yang akan menjadi singa padang pasir di masa akhir jaman ini …?

     
  4. stho wijhoyo kamikaze

    March 27, 2011 at 6:42 PM

    subhanalloh ane baru mbaca …
    tp emang kita slalu merindukan akan hadirnya pejuang pejuang yang rela mati demi agama….

     
  5. father

    July 1, 2011 at 9:30 PM

    omong kosong,, beritanya tidak akurat,mana mugkin lo bisa lawan legion dgn jumlah bgtu

     
    • nabilmufti

      July 3, 2011 at 10:35 AM

      saudara father, anda pasti akan lebih terkejut dengan perang Mu’tah, dimana cuma 3000 pasukan muslim melawan 200.000 pasukan romawi. Begitulah kalau Allah telah berkehendak, tidak ada yang tidak mungkin di hadapan Allah. Kalau iman telah merasuk ke dalam jiwa anda, maka musuh sebesar apapun akan terlihat kecil dimata anda…

       
    • objective

      July 8, 2011 at 3:53 PM

      coba aja ente cek sendiri di situs ini http://en.wikipedia.org/wiki/Battle_of_Yarmouk

       
    • putra

      August 12, 2012 at 6:12 AM

      @father: silahkan dibaca di wikipedia… karena wikipedia versi luar yg buat bukanlah dari kalangan muslimin, tetapi berasal dari kalangan kafirun… dan ternyata orang kafir di luar sana lebih pintar dan cerdas dibanding anda sebagai kafir dalam negeri…

       
    • Abu Arkan

      January 28, 2013 at 10:33 PM

      somplak lu father..kl mau komen jngn asal jeplak!

       
    • Malik

      December 22, 2013 at 1:49 PM

      Baca kitabmu father, Samson (sendirian) mengalahkan seribu orang filistin (palestina) dengan tulang rahang keledai. (Hakim2 15:16)

      Then Samson said, “With the jawbone of a donkey, I’ve piled them in heaps! With the jawbone of a donkey, I’ve killed a thousand men!” (Judges 15:16)

      Anda percaya / pernah membacanya ?

       
  6. nabilmufti

    July 12, 2011 at 8:56 AM

    Syukron atas tambahan informasinya, saudara objective…telah saya tambahkan ke referensi sumber

     
  7. hasan

    February 5, 2012 at 4:59 AM

    sejarah tinggal sejarah.. sedikit sekali yg ngambil pelajaran darinya.. makanya indonesia di jajah 3,5 abad karena mayoritas muslim anti kekerasan malah nrimo.. bahkan sampai skarang.. tragis..

     
    • Nabil

      February 13, 2012 at 9:33 AM

      Seperti pertanda Rasulullah, Islam awalnya asing, dan akan kembali asing. Berbahagialah seorang muslim yang masih memegang teguh agamanya disaat Islam akan dipandang asing. Tetap Istiqamah saudaraku Hasan

       
  8. marthen nenoliu

    March 16, 2012 at 10:56 PM

    maaf saya ngopi untuk dijadikan bahan ajar di MTs

     
  9. buto galak

    May 29, 2012 at 7:54 PM

    di yunani dulu juga ada pertempuran legendaris battle of thermopylae 300 prajurit sparta menghadapi 1 juta tentara persia, cmn mereka ditolong oleh medan thermopylae yg berupa celah sempit sehingga keunggulan jumlah pasukan menjadi tidak berarti. Klo perang mut’ah memang sungguh luarbiasa kalah jumlah, kalah posisi (300 vs 200 ribu) tapi berkat pertolongan Allah tentara Islam selamat dengan hanya korban belasan orang padahal musuh mengalami kerugian yang besar.

     
  10. faridh

    July 22, 2012 at 7:20 AM

    nice info. :)
    tp ada 1 yg ngeganjel, gregory sm gregorius itu beda org n sm2 komandan romawi ya?

    Khalid emang brilian strategi perang’a. Setelah zaman beliau, munculah saladin al ayubi. Semoga slanjut’a umat islam dpt memiliki seorang pemimpin lg.

     
  11. fuad lubis

    August 13, 2012 at 6:04 AM

    smoga kita d beri kekutan untuk kembali membuat islam berjaya seperti masa lalu yakni menguasai 2/3 dunia aamiin

     
    • nabilmufti

      September 9, 2012 at 10:11 PM

      Kejadian ini akan terjadi di akhir zaman, saudaraku…seperti perkataan Rasulullah bahwa kiamat tidak akan terjadi sampai seluruh dunia berada di naungan Islam, sampai Yahudi akan diburu sampai dibalik batu. Akan tetapi batu itupun akan berkata kepada pasukan muslimin bahwa ada Yahudi bersembunyi di belakangnya

       
  12. assajjad

    August 13, 2012 at 8:25 AM

    subhanallah..sebuah kisah inspiratif..smg Allah membawa agama ini dlm kejayaan lagi

     
  13. adityarza

    August 13, 2012 at 5:44 PM

    saya nyari kisah ini gara2 nonton film OMAR
    penasaran kisah sahabat NABI ini
    subhanallah …
    sangat inspiratif

     
  14. adityarza

    August 13, 2012 at 5:50 PM

    Reblogged this on adityarza.

     
  15. Elfin thecop

    August 17, 2012 at 9:36 AM

    Subhanallah…
    Para pemimpin yg sngat brjasa demi islam…
    Khalid bin walid atau pedang allah yang terhunus ini sngat pndai meracik strategi begitu juga dengan abu ubaidah bin jarrah…
    Smoga pemimpin sperti mereka bisa lahir kmbali d jaman sekarang….

     
  16. nur afni

    August 29, 2012 at 8:16 PM

    Syukran… Tulisannya sangat bsrmanfaat… ijin copy ya…
    JazakumuLLah Khairan…

     
  17. Ipank

    August 31, 2012 at 6:05 PM

    Subhanaullah sangat menggetarkan jiwa..semoga bisa lahir pejuang-Pejuang Islam seperti mereka Renda diri dan Tata kepada Pemimpinnya…

     
    • nabilmufti

      September 9, 2012 at 10:19 PM

      Betul saudaraku Ipank…contoh Khalid bisa menginspirasi bahwa seorang panglima perang sekalipun akan taat kepada pimpinannya, rela dipecat demi ketaatannya pada shahabat Rasulullah SAW. Contoh ketaatan lainnya, kerelaan para shahabat Rasulullah dipimpin panglima perang muda Usamah bin Zaid demi ketaatannya pada perintah Rasulullah dan khalifah Abu Bakar ra.

      Semoga Allah SWT meridhai para shahabat dan para pejuang Islam yang teguh membela agama Islam sampai akhir zaman

       
  18. mirza

    November 4, 2012 at 7:20 AM

    khalid bin walid memang hebat dapat memimpin pasukan islam melawan pasukan romawi yang jumlahnya sekitar 240.000 orang itu. subhanallahu

     
    • mirza

      November 4, 2012 at 7:23 AM

      battle of yarmouk win is muslim

       
  19. mirza1

    November 4, 2012 at 7:26 AM

    sungguh saya ingin seperti khalid bin walid sang pedang allah. semangat juangnya tak terkirakan, allahu akbar, allahu akbar, allahu akbar, allahu ahad. atas kehendak allah peperangan yarmuk ini dimenangkan oleh kaum muslimin.

     
  20. fitria

    February 2, 2013 at 9:01 AM

    KHOLID BIN WALID…TOPP BGT,,,,,,ada yang tau fil yang menceritakan tsb,,,

     
  21. Guztav

    February 24, 2013 at 11:37 PM

    hahahah.. sekarang 1 miliar lebih muslimin tidak mampu mengalahkan 30 juta yahudi

     
    • imanda

      February 26, 2013 at 11:58 AM

      20 juta yahudi tdk sanggup menghancurkan sejuta pahlawan palestina

       
  22. fawwaz

    May 2, 2013 at 6:39 PM

    kita harus membela islam

     
  23. Zein Al Anshor

    June 13, 2013 at 11:57 AM

    setahu saya jurjah itu syahid sebagai muslim setelah diislamkn oleh khalid bin walid

     
  24. irfan

    August 3, 2013 at 5:54 AM

    kalau bohong asal untuk islam tidak apa2, islam itu besar bohongnya daripada faktanya, wong islam saja sampai sekarang ridak bisa mengimbangi kafir,dan itu nyata bukan hoax seperti yang diberitakan muslim

     
    • Malik

      December 22, 2013 at 1:42 PM

      belum waktunya masbro, tp waktunya gak lama lagi
      cek di google :
      - Ramalan St. Malachy 112 Paus
      - Kehancuran Israel 2012
      - Munculnya Imam Mahdi 2015

       
    • Malik

      December 22, 2013 at 1:42 PM

      belum waktunya masbro, tp waktunya gak lama lagi
      cek di google :
      - Ramalan St. Malachy 112 Paus
      - Kehancuran Israel 2012
      - Munculnya Imam Mahdi 2015

      Semua hanya akan terjadi atas izin Allah

       
  25. abu

    August 21, 2013 at 2:02 PM

    Rodiina billahi Robba Wabil Islami Diina Wabi Muhammadinnabiyya..

     
  26. charlie sahar

    October 29, 2013 at 12:09 PM

    ALLAH HU AKBAR

     

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 26 other followers

%d bloggers like this: